Bagaimana Kami Sampai di Sini
"Dua puluh dua tahun perjalanan yang sederhana dan apa adanya."
Kelas Satu SMP
Pertama kali bertemu di bangku SMP. Ryan menyukai Lia, tapi belum punya cukup nyali untuk bicara.
Menghadapi Dunia
Kuliah selesai, kami mulai bekerja dan menghadapi kenyataan hidup. Banyak hal tentang dunia yang kami obrolkan, dan perlahan kami merasa saling terikat.
Bukan Sekadar Teman
Bukan lagi teman lama yang sekadar bertukar kabar. Kami sudah terlalu dekat, saling memahami tanpa perlu banyak basa-basi.
Jalan Pulang
Agustus 2025. Di tengah situasi Jakarta yang tak menentu, kami memutuskan pulang bersama ke Ponorogo. Di sepanjang jalan itulah kami sepakat: kami memandang dunia dengan cara yang sama, dan kami ingin melangkah bersama.
Pertemuan Keluarga
Dua keluarga duduk bersama. Tidak ada keraguan lagi. Kami resmi bertunangan.
Hari Ini
Dua puluh dua tahun sejak pertemuan pertama. Hari ini kami menikah, lalu melanjutkan hidup bersama.







